BaSe adalah wadah bagi sekelompok anak muda yang berusaha untuk menjaga warisan budaya dari leluhur Singhasari dan melestarikan warisan budaya nenek moyang tlatah bhumi Singhasari yang mulai terkikis oleh jaman, dibawah induk organisasi Garudheya Singhasari
Usaha melestarikan budaya sebagai wujud sembah bhakti kepada leluhur Singhasari atas anugrah Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah diberikan kepada kami sebagai keturunan putro wayah bhumi Singhasari.
Sementara masih dalam tahap pengembangan karena berbagai keterbatasan atas waktu dan finansial, BaSe mempunyai beberapa divisi antara lain Pencak Silat, Kuda Lumping, Spiritual, dan Literatur.
Semoga BaSe bisa selalu konsisten untuk menjaga warisan budaya dari leluhur agar bisa bertahan ditengah gelombang jaman.
Dari divisi Pencak silat kami mengembangkan Silat tradisional dengan jurus dasar Bango Samparan, jurus ini kami peroleh dengan cara meditasi dan mediumisasi yang akhirnya membuahkan gerakan gerakan dasar. Pencak silat kami memusatkan tokoh idola Bango Samparan karena beliaulah sosok dibalik kesuksesan Ken Angrok, untuk bedah tokoh nya bisa dibaca DISINI
Untuk divisi Kuda Lumping kami mempunyai kelompok Umbaran Maheso Budhoyo yang berfokus ke jenis Kepang Dor khas Malangan
Untuk divisi spiritual BaSe menggunakan kajian diri sebagai landasan awal untuk lebih mengenal Jagad Alit atau bawono alit. Dan untuk menyelaraskan sambung rasa kepada leluhur bhumi Singhasari.
Sebagai divisi terakhir BaSe yakni literatur seperti yang dilakukan dalam blog ini, kami akan berusaha sekuat tenaga untuk mengumpulkan naskah naskah kuno warisan leluhur agar dapat dimanfaatkan oleh generasi penerus atau putro wayah Singhasari khususnya dan Nusantara umumnya. Event pertama kami dan yang paling berkesan bisa disimak DISINI.
Kami yakin jalan BaSe akan penuh perjuangan dan rintangan, tetapi kami akan terus berusaha tulus untuk menjaga warisan leluhur Singhasari.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar